Kamis, 19 Maret 2020
Tugas 1 Penelitian Kuantitatif
Nama : WAHYU ANASTI
NIM: E1B117069
Kelas : Reguler Sore A
Alamat Email : wahyuanastii@gmail.com
Alamat Blog : wahyuanastii.blogspot.id
Rabu, 11 September 2019
Penulisan Karya Ilmiah Tugas 3
Nama : WAHYU ANASTI
NIM: E1B117069
Kelas : Reguler Sore A
Alamat Email : wahyuanastii@gmail.com
Alamat Blog : wahyuanastii.blogspot.id
Pengertian Buletin
Buletin adalah publikasi (oleh organisasi) yang yang mengangkat
perkembangan suatu topik atau aspek tertentu dan diterbitkan/ dipublikasikan secara teratur (berkala)
dalam waktu yang relatif singkat (harian hingga bulanan).Buletin ditujukan
kepada khalayak yang lebih sempit, yang berkaitan dengan bidang tertentu saja.
Tulisan dalam buletin umumnya singkat dan padat (mirip berita) di mana digunakan bahasa yang
formal dan banyak istilah teknis berkaitan dengan bidang tersebut.Desain,
serta foto-foto atau ilustrasi dalam buletin
umumnya formal. Pilihan ukuran penerbitan buletin biasanya adalah A4 (210 x
297 mm) atau eksekutif (7¼ x 10½ inci).Untuk buletin yang terbit secara
berkala dalam jangka waktu sedang (1-2 bulan), biasanya diterbitkan dengan
jumlah halaman agak tebal (36-120 halaman)yang berisi tentang fara umainah.
Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia yaitu: “Media cetak berupa
selebaran atau majalah, berisi warta singkat atau pernyataan tertulis yang
diterbitkan secara periodik oleh suatu organisasi atau lembaga untuk sekelompok
profesi tertentu.”Adapun pengertian buletin yang tertera pada Oxford
Advanced Learner’s Dictianory of Current English adalah sebagai
berikut: “Buletin is official statement of news; printed sheet with
official news or announcement.” (Buletin adalah sebuah pernyataan
berita resmi; lembaran cetak yang berisi berita resmi atau pengumuman).Pengertian
buletin secara umum menurut Widjaya adalah: “Salah satu media komunikasi visual
yang berbentuk kumpulan lembaran-lembaran atau buku-buku diusahakan secara
teratur oleh suatu organisasi atau instansi. Dan dalam buletin dimuat pernyataan-pernyataan
resmi dan singkat bagi publik.”
pengertian
Jurnal
Jurnal adalah publikasi ilmiah yang berisi kumpulan artikel dan
pada umumnya terbit secara reguler, seperti misalnya dua kali atau empat kali
dalam setahun. Naskah artikel yang ditulis untuk jurnal direview atau
dievaluasi oleh tim reviewer sebelum masuk ke meja editorial jurnal. Reviewer
artikel jurnal biasanya lebih dari satu orang yang merupakan pakar di bidang
studi tertentu sesuai dengan topik yang ditulis dalam artikel.
Jurnal pada
umumnya berisi sejumlah referensi yang menjadi rujukan penulisan tiap artikel.
Jenis artikel yang ditulis tak sebatas laporan penelitian, namun bisa pula
berupa review literatur. Artikel jurnal yang menrupakan laporan penelitian
secara tipikal terdiri dari beberapa bagian dari judul, abstrak, deskripsi
pengantar, kajian pustaka, metodologi, hasil analisis, diskusi dan implikasi
hasil penelitian. Kadang disertai usulan tentang agenda riset lanjutan dan rekomendasi.
Pengertian Prosiding
Prosiding (proceeding) mirip
dengan jurnal, juga merupakan tempat dipublikasikannya paper- paper. Beda
prosiding dengan jurnal adalah, prosiding hanya menerbitkan paper-paper
yang diseminarkan dalam seminar/conference tertentu. Prosiding
adalah kumpulan dari paper akademis yang dipublikasikan dalam suatu
acara seminar akademis. Biasanya didistribusikan sebagai buku
cetakan setelah seminar usai. Prosiding berisi kontribusi yang dihasilkan
para peneliti dalam seminar tersebut. Catatan pekerjaan yang
telah dipresentasikan kepada rekan-rekan peneliti. Proses review dalam
prosiding merupakan kumpulan paper yang disusun oleh satu orang atau
lebih, dengan membentuk tim editorial. Kualitas dari paper-paper tersebut
dipastikan dengan memakai orang luar untuk membaca paper-paper tersebut
sebelum diterima dalam prosiding, proses ini bisa jadi memakan
waktu revisi sampai satu tahun. Para editor memutuskan komposisi dari
prosiding, memesan tulisan, dan membuat kata pengantar dan boleh jadi
tulisan yang lainnya. Meskipun kebanyakan perubahan dalam paper terjadi
tergantung pada perjanjian antara editor dan penulis, editor dapat
juga melakukan perubahan sendiri paper tersebut. Publikasi
prosiding dipublikasikan sendiri (in house), oleh institusi penyelenggara seminar, atau
lewat publikasi akademik.
Rabu, 04 September 2019
Penulisan Karya Ilmiah Tugas 2
Hari/tanggal : Kamis, 5 September 2019
Nama : WAHYU ANASTI
NIM: E1B117069
Kelas : Reguler Sore A
Alamat Email : wahyuanastii@gmail.com
Alamat Blog : wahyuanastii.blogspot.id
Jenis-Jenis Karya Tulis
Ilmiah
1.
Artikel (Jurnal Ilmiah)
Dalam istilah jurnalistik, artikel adalah tulisan berisi
pendapat subjektif penulis nya tentang suatu masalah atau peristiwa. Dalam
konteks ilmiah, artikel adalah karya tulis yang dirancang untuk dimuat dalam
jurnal atau buku kumpulan artikel yang ditulis dengan tata cara ilmiah dan
mengikuti pedoman atau konvensi ilmiah yang telah disepakati. Artikel
ilmiah diangkat dari hasil penelitian, pemikiran dan kajian pustaka atau hasil
pengembangan proyek.
1.
Judul
2.
Nama Penulis -> tanpa gelar akademik
3.
Abstrak -> ringkasan tulisan, gambaran umum isi artikel.
4.
Kata Kunci -> 3-5 kata yang menjadi kunci pokok artikel.
5.
Pendahuluan -> latar belakang masalah dan rumusan
singkat (1-2 kalimat) pokok bahasan dan tujuannya.
6.
Kerangka Teori (Kajian Teori) -> dasar teori yang menjadi
acuan.
7.
Pembahasan -> kupasan, analisis, argumentasi, komparasi,
keputusan, dan pendirian atau sikap penulis
8.
Penutup -> simpulan dan saran
9.
Daftar Pustaka
2.
Makalah
Adalah karya tulis ilmiah yang
menyajikan suatu masalah yang pembahasan nya berdasarkan data di lapangan
yang bersifat empiris-objektif. Makalah biasanya disajikan dalam sebuah
seminar atau dipresentasikan di kelas (tugas perkuliahan). Dapat diartikan juga
sebagai karya ilmiah mahasiswa mengenai
suatu topik tertentu yang tercakup dalam ruang lingkup suatu perkuliahan.
Makalah mahasiswa umumnya merupakan salah satu
syarat untuk menyelesaikan suatu perkuliahan, baik berupa kajian pustaka maupun
hasil kegiatan perkuliahan lapangan.
Pengertian yang lain dari makalah adalah karya tulis yang memuat
pemikiran tentang suatu masalah atau topik tertentu yang ditulis secara
sistematis dan runtut dengan disertasi analisis yang logis dan objektif.
Makalah ditulis untuk memenuhi tugas terstruktur yang diberikan oleh dosen atau
ditulis atas inisiatif sendiri untuk disajikan dalam forum ilmiah.
Sistematika Makalah:
1.
Pendahuluan
2.
Pembahasan
3.
Kesimpulan
3.
Kertas Kerja
Work paper atau Kertas kerja pada prinsipnya sama dengan makalah,
namun dibuat dengan analisis lebih
dalam dan tajam dan dipresentasikan pada seminar atau lokakarya yang biasanya
dihadiri oleh ilmuwan.
Kertas kerja itu menjadi acuan untuk tujuan tertentu dan bisa diterima atau
dimentahkan oleh forum ilmiah.
4.
Paper
Adalah sebutan khusus untuk makalah di kalangan akademisi
(mahasiswa) dalam kaitannya dengan pembelajaran dan pendidikannya sebelum
menyelesaikan jenjang studi (Diploma/S1/S2/S3). Sistematika penulisannya sama
dengan artikel atau makalah, tergantung panduan yang berlaku di perguruan
tinggi masing-masing.
5.
Skripsi
Adalah karya tulis ilmiah
mahasiswa untuk menyelesaikan jenjang studi S1 (Sarjana). Skripsi berisi
tulisan sistematis yang mengemukakan pendapat penulis berdasarkan pendapat (teori) orang lain. Pendapat
yang diajukan harus didukung oleh data dan fakta empiris-objektif, baik
berdasarkan penelitian langsung (observasi lapangan, atau percobaan di
laboratorium), juga diperlukan sumbangan material berupa temuan baru dalam
segi tata kerja, dalil-dalil, atau hukum tertentu tentang salah satu aspek atau
lebih di bidang spesialisasi nya.
6.
Tesis
Adalah karya tulis ilmiah
mahasiswa untuk menyelesaikan jenjang studi S2 (Pasca Sarjana) yang
sifatnya lebih mendalam dibandingkan dengan skripsi.
Tesis mengungkapkan pengetahuan baru yang
diperoleh dari penelitian sendiri.
7.
Disertasi
Disebut juga “Ph.D Thesis”
adalah karya tulis ilmiah mahasiswa untuk menyelesaikan
jenjang studi S3 (meraih gelar Doktor/Dr) yang
mengemukakan suatu dalil yang dapat dibuktikan oleh penulis berdasarkan
data dan fakta yang sahih (valid) dengan analisis yang terinci). Disertasi ini
berisi suatu temuan penulis sendiri, yang berupa temuan orisinal.
8.
Artikel Ilmiah Populer
Selain ketujuh jenis karya ilmiah, ada juga yang disebut artikel
ilmiah populer, yaitu artikel ilmiah yang ditulis dengan gaya bahasa populer
(bahasa media/bahasa jurnalistik) untuk dimuat di media massa (surat kabar,
majalah, tabloid). Berbeda dengan artikel ilmiah, artikel ilmiah popular
tidak terikat secara ketat dengan aturan penulisan ilmiah. Artikel ilmiah
ditulis lebih bersifat umum, untuk konsumsi publik. Dinamakan ilmiah populer
karena ditulis bukan untuk keperluan akademik, tetapi untuk “dikomunikasikan”
kepada publik melalui media massa.
Artikel ilmiah populer bisa hasil penelitian ilmiah, namun
disajikan dengan lebih ringkas dan lugas, bisa pula dibuat berdasarkan berpikir
deduktif atau induktif, atau gabungan keduanya yang bisa ‘dibungkus’ dengan
opini penulis. Tak jarang artikel ilmiah populer ini disebut juga sebagai opini
ilmiah.
Referensi:
1.
Dwiloka, Bambang. 2005. Teknik Menulis Karya Ilmiah. Penerbit
Rineka Cipta
2.
Farkhan, M. 2006. Penulisan Karya Ilmiah. Jakarta:
Penerbit Cella.
3.
Hariwijaya, M. 2008. Pedoman Penulisan Ilmiah
Proposal dan Skripsi. Tugu Publisher
4.
Nasuhi, H. . dkk. 2007. Pedoman Penulisan Karya Ilmiah (Skripsi,
Tesis, dan Disertasi). Jakarta: CeQDA.
5.
Romel. 2014. Karya Tulis Ilmiah: Pengertian,
Karakteristik, dan Jenis-jenis. Komunikasipraktis.com.
6.
Sudjana, N. 1988. Tuntunan penyusunan karya ilmiah:
makalah-skripsi-tesis-disertasi. Sinar Baru.
Rabu, 28 Agustus 2019
Penulisan Karya Ilmiah Tugas 1
TUGAS 1
Nama : Wahyu Anasti
NIM : E1B117069
No
Hp : 083142724607
No
Hp : 083142724607
1. Karya Ilmiah
adalah karya tulis yang dibuat untuk memecahkan suatu permasalahan dengan
landasan teori dan metode-metode ilmiah melalui hasil pengamatan, tinjauan, dan penelitian
dalam bidang tertentu yang disusun menurut metode tertentu dengan sistematika
penulisan, bersantun bahasa, dan isi yang kebenarannya dapat
dipertanggungjawabkan. Biasanya Karya ilmiah berisikan data, fakta, dan solusi
mengenai suatu masalah yang diangkat. Penulisan karya ilmiah dilakukan secara
runtut dan sistematis.
3
Fungsi Penulisan Karya Ilmiah
1.
Penjelasan (Explanation): Karya ilmiah dapat menjelaskan
suatu hal yang sebelumnya tidak diketahui, dan tidak pasti, menjadi sebaliknya.
2.
Ramalan (Prediction): Karya ilmiah dapat membantu
mengantisipasi kemungkinan-kemungkinan yang akan terjadi pada masa mendatang.
3.
Kontrol (Control): Karya ilmiah dapat berfungsi
untuk mengontrol, mengawasi dan atau mengoreksi benar tidaknya suatu
pernyataan.
Manfaat Penulisan karya ilmiah
·
Melatih untuk mengembangkan keterampilan membaca yang efektif;
·
Melatih untuk menggabungkan hasil bacaan dari berbagai sumber;
·
Mengenalkan dengan kegiatan kepustakaan;
·
Meningkatkan pengorganisasian fakta/data secara jelas dan
sistematis;
·
Memperoleh kepuasan intelektual;
·
Memperluas cakrawala ilmu pengetahuan;
·
Sebagai bahan acuan/penelitian pendahuluan untuk penelitian
selanjutnya
2. Dalam Buku yang say abaca Menulis karya ilmiah
oleh Dr. H DALMAN , M.Pd, seorang penulis karya ilmiah diharapkan mampu untuk
mengomunikasikan temuan atau gagasan ilmiahnya secara lengkap dan gamblang agar
mudah dipahami. Menulis karya ilmiah berbeda dengan karya imajinatif. Persiapan
yang seksama dan pemikiran yang matang dan runtut perlu diperhatikan. Dalam
menyampaikan pemikirannya, penulis tidak mungkin mengabaikan perkembangan yang
terjadi di sekitarnya, khususnya yang terjadi dalam bidang keilmuannya sendiri.
Oleh karena itu, tujuan penulisan buku ini untuk memberikan kemudahan dan
membantu para mahasiswa, guru, dan dosen serta umum agar menguasai ilmu tentang
Menulis Karya Ilmiah dan mampu menerapkannya dalam bentuk tulisan ilmiah.
Menulis dapat menjadi suatu kegiatan menyenangkan dan mengairahkan, apabila
sesuatu yang memenuhi pikiran kita bisa kita luapkan melalui bentuk tulisan.
Sumber Pustaka
Sevima, Ahmad. Jember. 2012
Minggu, 07 Oktober 2018
Langganan:
Postingan (Atom)
-
Prinsip Kontinuitas dan Contoh Implementasi Dalam Pembelajaran Kata kontinuitas berarti kesinambungan atau berkelanjutan atau saling keter...
-
TUGAS 4 Hari/tanggal : Senin, 2 April 2018 Nama : WAHYU ANASTI NIM: E1B117069 Alamat Email : wahyuanastii@gmail.com Alamat Blog...


